Singkat: Dalam video ini, kami memberikan panduan informatif tentang detektor drone portabel, yang menunjukkan cara mengidentifikasi dan membedakan UAV menggunakan OFDM HD dan sinyal video analog. Anda akan melihat pengoperasian perangkat, termasuk pemindaian antena ganda, kemampuan deteksi jarak jauh, dan fitur praktis seperti headset dan alarm suara/cahaya, yang menawarkan wawasan bagi profesional keamanan dan pengawasan.
Fitur Produk terkait:
Mendeteksi rentang frekuensi yang luas dari 300MHz hingga 6200MHz, mencakup pita penuh untuk identifikasi UAV yang komprehensif.
Mengidentifikasi sinyal transmisi video definisi tinggi OFDM dan sinyal video analog FM dari berbagai drone.
Menawarkan jangkauan deteksi yang panjang 1-2km dengan sensitivitas tinggi lebih baik dari -96dBm untuk kinerja yang andal.
Dilengkapi antena ganda dan pemindaian simultan multi-saluran untuk deteksi cepat dan tingkat alarm palsu yang rendah.
Menyediakan beberapa mode alarm termasuk headset, suara, dan peringatan cahaya untuk pemberitahuan segera.
Mendukung pencatatan tidak kurang dari 500 catatan alarm dan ekspor data melalui antarmuka microUSB.
Didukung oleh baterai litium yang dapat dilepas dengan pengisian daya Tipe-C, menawarkan waktu pengoperasian lebih dari 6 jam.
Desain ringkas dan ringan, berukuran di bawah 135mm x 60mm x 35mm dan berat kurang dari 500g agar mudah dibawa.
FAQ:
Jenis drone apa yang bisa dideteksi oleh detektor ini?
Ini mendeteksi drone mainstream seperti DJI dan Daotong yang menggunakan transmisi video definisi tinggi OFDM, serta berbagai drone DIY yang menggunakan sinyal video analog.
Berapa jangkauan deteksi dan sensitivitas perangkat ini?
Detektor ini memiliki jangkauan 1-2 km dan sensitivitas lebih baik dari -96dBm, memastikan deteksi UAV jarak jauh dan akurat.
Berapa lama baterai bertahan dan bagaimana cara mengisi dayanya?
Ia menggunakan baterai lithium yang dapat dilepas dengan pengisian daya Tipe-C, menyediakan lebih dari 6 jam waktu pengoperasian terus menerus dengan sekali pengisian daya.