Radar(Radio Detection and Ranging) adalah sistem yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi dan menganalisis objek.Prinsip kerjanya adalah untuk mengirimkan sinyal radio dan menerima sinyal yang dipantulkan oleh target, sehingga mengekstrak parameter kunci seperti jarak, azimuth, ketinggian, dan kecepatan.
1.1 Aplikasi
Militer: Deteksi sasaran, posisi, pelacakan, identifikasi, sistem peringatan dini, dan panduan rudal.
Bidang sipil: Kontrol lalu lintas udara/darat, peramalan cuaca, survei geologi, dan navigasi kendaraan otonom.
1.2 Komponen sistem
Transmitter: Menghasilkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi dan memperkuat daya mereka untuk transmisi.
Antenna: memancarkan sinyal yang dikirim dan menangkap gema yang dipantulkan.
Penerima: Memperkuat dan memproses sinyal yang dikembalikan untuk memisahkan data target.
Prosesor sinyal dan tampilan: Menganalisis parameter gema, menghitung indikator target, dan memvisualisasikan lintasan spasial / temporal.
1.3 Klasifikasi
Diklasifikasikan berdasarkan band frekuensi: Meter wave, millimeter wave, terahertz, dan lidar (Light Detection and Ranging).
Diklasifikasikan berdasarkan mekanisme pemindaian: Radar pemindaian mekanis dan radar array fase pemindaian elektronik.
II. Phased Array Radar: Prinsip dan Kemampuan
Sistem radar mekanik tradisional bergantung pada rotasi fisik antena untuk mengubah arah sinar.radar array fase mengadopsi array antena tetap dan mewujudkan kontrol sinar elektronik melalui teknologi pergeseran faseIni menghilangkan gerakan mekanis, memungkinkan pemindaian cepat dan cakupan penuh.
2.1 Keuntungan Utama
Pelacakan multi-target berkecepatan tinggi: pengalihan sinar tingkat milidetik dapat secara bersamaan mendeteksi, melacak, dan memotret beberapa objek.
Keakuratan dan kemampuan anti-jamming: Adaptive beamforming meningkatkan resolusi spasial, sementara manajemen beam dinamis menekan gangguan sinyal.
Fleksibilitas multi-tugas: Serentak melakukan tugas seperti pengawasan, kontrol api, dan komunikasi relay.
2.2 Jenis-jenis Phased Array Radar
Passive Electronically Scanned Array (PESA): Unit pemancar / penerima terpusat; hemat biaya tetapi dengan fleksibilitas terbatas.
Active Electronically Scanned Array (AESA): Setiap elemen antena mengintegrasikan modul Transceiver (T / R) khusus, memberikan redundansi, kontrol sinar, dan fungsionalitas yang sangat baik.
2.3 Platform penyebaran
Militer: Pesawat tempur (misalnya, F-35), Sistem Peringatan dan Kontrol Udara (AWACS), kapal perusak angkatan laut, sistem pertahanan rudal darat, dan satelit.
Sipil: Jaringan radar meteorologi, kontrol lalu lintas udara, dan satelit pengamatan bumi.