Frekuensi yang Diblokir:900MHz, 1575MHz, 2400MHz, 5800MHz
Catu Daya:Tegangan DC28V
Menyoroti:
40W Power Drone Jammer
,
Penghambat UAV Jangkauan 800m
,
Perangkat Anti-Drone yang Bisa Dibawa
Informasi dasar
Tempat asal:Cina
Nama merek:UND
Nomor model:U-UAV420PRO
Syarat-syarat pembayaran & pengiriman
Waktu pengiriman:5-8 hari
Syarat-syarat pembayaran:T/T
Menyediakan kemampuan:100
Galeri
40W Power 800m Range Portable Handheld Drone Jammer UAV Jammer Anti-Drone Perangkat
Deskripsi Produk
Peralatan Anti Sistem 40 Watt Intercept Handgun Instrument Drone Signal Jammer
Ikhtisar Produk
U-UAV420Pro Portable Drone Jammer adalah instrumen intersepsi jarak jauh 40W yang dirancang untuk mengganggu komunikasi drone. Menampilkan antena directional gain tinggi bawaan dan empat unit kerja RF yang dioperasikan secara independen, perangkat ini menyediakan perisai sinyal komprehensif dalam sudut cakupan 45 derajat pada jarak 500-800 meter.
Fitur Utama
Kemampuan switching GPS on/off untuk mengendalikan drone atau pendaratan paksa
Memblokir pita frekuensi 900MHz, 2.4GHz, dan 5.8GHz yang digunakan oleh drone
Casing nilon berkekuatan tinggi tahan terhadap suhu hingga 150°C
Desain ringkas untuk penyimpanan dan transportasi yang mudah
Kipas daya tinggi bawaan untuk pembuangan panas yang optimal
Teknologi chip pintar untuk perisai sinyal nirkabel yang komprehensif
Operasi berkelanjutan 50+ menit dengan pengisian penuh
Spesifikasi Teknis
Model: U-UAV420Pro
Total Daya: 40W (10W per band)
Penguatan Antena: 10dBi
Saluran Output: 4
Jangkauan Jamming: 800m-1.2km
Frekuensi yang Diblokir: 900MHz, 1575MHz, 2400MHz, 5800MHz
Catu Daya: DC 28V
Parameter Pita Frekuensi
Saluran
Rentang Frekuensi
Daya
CH1
2400 - 2483.5MHz
10W
CH2
900 - 930MHz
10W
CH3
1575 - 1606MHz
10W
CH4
5725 - 5850MHz
10W
Spesifikasi Fisik
Ukuran Mesin: 435×200×75mm (P×L×T)
Antena: Built-in
Ukuran Paket: 580×420×23mm
Berat: 2.5 kg
Baterai: 29.5V/4000mAh
Suhu Operasi: -20°C hingga +55°C
Kelembaban Relatif: ≤85% RH
Skenario Aplikasi
Ideal untuk mengamankan area sensitif termasuk ruang pertemuan, kantor, bengkel, ruang kelas, ruang ujian, dan tempat parkir di mana aktivitas drone yang tidak sah menimbulkan risiko keamanan.